Kualitas tidur bayi sangat dipengaruhi oleh aktivitasnya sepanjang hari. Bayi yang mendapatkan cukup waktu bermain, makan dengan teratur, dan memiliki momen relaksasi di sore hari cenderung tidur lebih nyenyak di malam hari. Waktu bermain di siang hari membantu bayi mengeluarkan energi, sementara rutinitas tenang menjelang malam memberi sinyal kepada tubuh bahwa saatnya beristirahat. Orang tua dapat membuat jadwal harian sederhana agar pola aktivitas bayi menjadi seimbang.
Pola makan juga berpengaruh besar terhadap kualitas tidur bayi. Memberikan makanan atau ASI pada waktu yang tepat dapat membantu menghindari rasa lapar di malam hari yang bisa membangunkan bayi. Selain itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan tanda-tanda bayi lelah, seperti menguap atau menggosok mata. Jika tanda-tanda ini diabaikan, bayi bisa menjadi terlalu lelah dan justru sulit tidur.
Kehadiran orang tua yang tenang dan penuh kasih juga berperan dalam menciptakan suasana tidur yang damai. Sentuhan lembut, suara yang menenangkan, atau lagu nina bobo bisa menjadi cara efektif membantu bayi merasa aman. Dengan kombinasi pola aktivitas sehat, asupan yang cukup, dan perhatian penuh kasih, bayi dapat menikmati tidur yang lebih dalam dan berkualitas setiap hari. Hal ini tidak hanya mendukung pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan emosionalnya secara positif.
